Tampilkan postingan dengan label Digital. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Digital. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Maret 2016

Produsen Ponsel Rp53.000  Asal India Diselidiki Polisi


Permintaan terhadap ponsel pintar dengan harga yang murah memang sedang tinggi di beberapa negara pada global. Terlebih lagi buat beberapa negara berkembang pada Asia, salah  satunya artinya India--yg--memang mempunyai penetrasi ponsel pintar terbilang masih sangat rendah.

Buat itu, perusahaan bernama Ringing Bells, menghasilkan sebuah ponsel pandai  dengan seharga US$4, atau sekitar Rp53 ribu, yg diklaim menggunakan Freedom 251.

Dengan harga yang sedemikian murah, ponsel dengan prosesor empat inti ini adalah yg termurah di global.

Namun, penjualan ponsel ini tidaklah semulus asumsi Ringing Bells. Galat satu anggota politik terbesar pada India, yakni Kirit Somaiya, pemimpin berasal Bharatiya Jana, melaporkan perusahaan tadi ke pihak berwajb.

Pelaporan ini berdasarkan sang dugaan pelanggaran peraturan di India pada pasal 420 IPC, serta beberapa pasal dari UU ITE yg berlaku pada India.

Somaiya bersikeras penjualan ponsel menggunakan harga yang terlalu murah mustahil. Apalagi, ponsel ini sama sekali tidak mendapat subsidi apapun asal penyedia jasa telekomuniaksi pada India.

Tetapi, dengan harganya yang termasuk sangat murah, bukan berarti ponsel ini laku  manis di pasaran. Malah, ponsel murah ini menjadi salah  satu ponsel pandai  menggunakan penjualan paling gagal di dunia.

Meski begitu, pihak kepolisian India tetap melanjutkan pelaporan ini buat diselidiki lebih lanjut.
0

Lomba Melempar Ponsel, Kejuaraan Unik Finlandia


Finlandia ialah sebuah negara yang populer dengan produksi ponsel Nokia milik mereka. Salah  satu yg membentuk merek ponsel ini sangat tenar galat satunya artinya karena mempunyai daya tahan yang sangat tinggi.

Selain itu, ternyata Finlandia jua terkenal dengan olahraga nasionalnya yg unik, yakni olahraga melempar ponsel. Namun, bagaimana bisa melempar ponsel menjadi sebuah olahraga nasional?

Perlombaan ini telah dimulai sejak tahun 2000 silam, tepatnya di kota Savonlinna. Karena kepopulerannya yang sudah sangat tinggi, pada Juni 2004 , kejuaraan nasoinal melempar ponsel pertama dilaksanakan.

Di awalnya, kejuaraan ini hanya diaksanakan untuk melepas kekesalan mereka dengan melempar ponsel. Selain itu, menggunakan berafiliasi dengan pusat siklus ulang setempat, mereka mengumpulkan ponsel bekas tersebut buat didaur ulang.

Sebab kepopulerannya, di akhirya di setiap tahun, perlombaan ini dilaksanakan rutin setiap tahunnya. Pesertanya pula bukan hanya datang berasal pada negeri saja, namun ratusan orang berasal semua dunia mendaftar buat mengikuti kejuaraan tadi.

Perlombaan melempar ponsel selanjutnya akan berlangsung pada bulan Maret 2017 mendatang. Jika Anda tertarik mengikuti perlombaan ,  Anda hanya harus membayar sebesar Rp160 ribu per orang.

Selain itu, ada jua kejuaraan dengan peserta anak-anak yg mampu mendaftarkan dirinya menggunakan porto masuk sebesar US$6 atau lebih kurang Rp80 ribu. Tak lupa pula, Bila Anda ingin mendaftarkan diri menjadi kelompok, Anda hanya diwajibkan membayar sebanyak US$30 atau kurang lebih Rp400 ribu.
0