Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Maret 2016

Honda CRF250 Rally


Satu tahun lalu Honda membuktikan sepeda motor konsep trail bernama Honda CRF250 Rally di gelaran Osaka Motorcycle Show 2015 yang diadakan di Jepang. Namun perkembangan motor itu tampaknya sangat lamban, pasalnya sampai sekarang baru hingga di tahap prototipe.

Desain protipe tadi masih mempertahankan bentuk dasar dari Honda CRF250L. Misalnya asal frame atau sasis, rem dan  suspesi, semuanya tidak berubah.

Lalu asal bodywork juga tampak mirip versi konsepnya, meski begitu, permanen terdapat perubahan mungil, seperti pada beberapa alur garis atau striping motor.

Honda CRF250 Rally


Perubahan juga ada di beberapa sparepart seperti terdapat knalpot. Di versi konsep memakai merek Mugen, ad interim pada prototipe memakai Termignoni.

Motor itu diperkirakan akan dibekali mesin CBR 250R dengan kapasitas 286 cc. Dengan mesin sebanyak itu disinyalir akan mempunyai tenaga serta torsi sangat mumpuni.

Sampai ketika ini belum ada keterangan resmi dari Honda terkait spesifikasi motor buat off road itu. Diperkirakan paling cepat motor itu akan dikenalkan tahun ini serta baru dijual pada tahun depan.
0

Guna Cegah Pengemudi Mabuk, Honda Kembangkan Detektor Alkohol Portabel


Kecelakaan dampak pengemudi mabuk sering terjadi di jalan raya. Hal tersebut tidak hanya membahayakan pengemudi itu sendiri, namun nyawa pengemudi lain serta orang-orang pada sekitarnya.

Guna mengurangi kecelakaan pada jalan raya dampak mabuk, Hitachi, Ltd serta Honda Motor Co, Ltd membuat prototipe detektor alkohol portabel.

Indera itu mampu mendeteksi uap air jenuh dari nafas insan danmengukur kadar alkohol pada ketika tiga dtk. Lebih canggih lagi, Hitachi dan  Honda menyebarkan sistem yang bisa memberikan kadar alkohol pengemudi pada panel display tunggangan.

Menggunakan teknologi tadi, bila pengemudi yg masuk ke dalam kendaraan beroda empat terdeteksi pada impak alkohol lebih asal yg disarankan, mesin kendaraan beroda empat akan mangkat  serta mobil tak akan bisa dijalankan.

Memang saat ini, upaya pencegahan adanya pengemudi yang terpengaruh alkohol menjadi fokus pada seluruh global. Pencegahan dititikberatkan pada teknologi yg ada di tunggangan supaya seluruh orang mampu mengemudi dengan safety.

Di Jepang, beberapa operator transportasi memakai detektor alkohol untuk menguji apakah pengemudi mereka berada pada bawah pengaruh alkohol atau tidak. Semua pengemudi diperiksa sebelum menjalankan kendaraan.

Sementara itu, di Amerika perkumpulan, forum bernama Highway Traffic paling aman Administration Nasional (NHTSA) telah menyebarkan teknologi yg sama dengan Hitachi serta Honda yakni, interlock pengapian yang menghubungkan detektor alkohol dengan mesin tunggangan.

Meski kegunaannya sama dengan yang dikembangkan NHTSA. Namun teknologi milik Hitachi serta Honda mempunyai keunggulan lain dibanding interlock pengapian lainnya. 

Bila dalam sistem lain pengemudi wajib  melakukan tes dari kursi pengemudi setelah mereka sudah di dalam kendaraan, tetapi dengan perangkat dari Hitachi dan  Honda ini, pengemudi bisa mengukur taraf alkohol mereka dari mana saja. Bahkan sebelum memasuki kendaraan. Sehingga mengurangi godaan buat mengemudi.

Selain itu, perangkat yg dikembangkan Hitachi serta Honda itu mampu mengkonfirmasi kadar alkohol dari napas manusia lebih seksama berasal alat yg telah ada waktu ini.

Kemajuan mirip ini akan menyampaikan kontribusi   untuk mengurangi, bahkan menghilangkan masalah mengemudi pada keadaan mabuk serta kecelakaan dampak pengemudi mengonsumsi alkohol.
0